Sabtu, 12 Januari 2019

Cara Pemeliharaan Karyawan untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan

Pemeliharaan (maintenance) adalah kegiatan untuk memelihara, mempertahankan atau meningkatkan kondisi fisik, mental, sikap karyawan dan loyalitas karyawan, agar mereka bekerja sama sampai pensiun dan bekerja produktif untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan.

Cara pemeliharaan karyawan antara lain :
1. Komunikasi.
Komunikasi harus digunakan dalam setiap penyampaian informasi dan komukator kepada komunikan.Komunikasi berfungsi untuk instructive, informative, dan influencing dan evaluative. Simbol – symbol komunikasi adalah suara, tulisan, gambar, warna, mimic, kedipan mata, dan lain-lain. Dengan symbol – symbol inilah komunikator menyampaikan informasi secara komunikan.  

2. Insentif
   Insentif adalah daya perangsang yang diberikan kepada karyawan tertentu berdasarkan prestasi kerjanya agar karyawan terdorong meningkatkan produktivitas kerjanya. 
   Metode Insentif yang adil dan layak merupakan data penggerak yang merangsang terciptanya pemeliharaan karyawan. Karena dengan pemberian insentif karyawan merasa mendapat perhatian dan pengakuan terhadap prestasi yang dicapainya, sehingga semangat kerja dan sikap loyal karyawan akan lebih baik.     
·    ada dua jenis insentif, yaitu Insentif positif, adalah daya perangsang dengan memberikan hadiah material atau nonmaterial kepada karyawan yang prestasi kerjanya di atas prestasi standar dan  Insentif Negatif, adalah daya perangsang dengan memberikan ancaman hukuman kepada karyawan yang berprestasi kerjanya, di bawah prestasi standar.

      3. Kesejahteraan Karyawan
Pemberian kesejahteraan ini bertujuan mendorong agar tercapainya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat serta tidak melanggar peraturan legal pemerintah. Tujuan pemberian kesejahteraan antara lain :
1. Untuk meningkatkan kesetiaan dan keterikatan karyawan kepada perusahaan.
2. Memberikan ketenangan dan pemenuhan kebutuhan bagi karyawan beserta keluarganya.
3. Memotivasi gairah kerja, disiplin, dan produktivitas kerja karyawan.
4. Menurunkan tingkat absensi dan turnover karyawan.
5. Menciptakan lingkungan dan suasana kerja yang baik serta nyaman.
6. Membantu lancarnya pelaksanaan pekerjaan untuk mencapai kerjaan.
7. Memelihara kesehatan dan meningkatkan kualitas karyawan.
8. Mengefektifkan pengadaan karyawan.
9. Membantu membantu melaksanakan program pemerintah dalam  meningkatkan kualitas manusia Indonesia.

lalu untuk pemeliharaan karyawan juga untuk meningkatkan kinerja karyawan, beberapa perusahaan bisa melakukan hal - hal atau program - program tambahan di bawah ini :
Program Pelayanan Karyawan
Banyak istilah istilah yang dipergunakan untuk program-program pelayanan karyawan, ada yang menggunakan istilah “jaminan social”, “program kesejahteraan karyawan”, dan sebagainya. Demikian juga bentuk-bentuk program ini bermacam-macam, seperti pensiun, asuransi jiwa, pelayanan kesehatan, pemberian pinjaman, perumahan, penyediaan transportasi, pembentukan took-toko milik perkumpulan karyawan, dan sebagainya.
Bentuk program pelayanan karyawan bisa dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu :

A.    Program Kesejahteraan  Ekonomi Karyawan
Untuk melindungi keamanan ekonomi dari karyawan,antara lain :
Ø  Pensiun
Pemberian pensiun adalah perusahaan memberikan sejumlah uang tertentu secara berkala kepada karyawan yang telah berhenti bekerja setelah mereka bekerja dalam waktu yang lama atau setelah mencapai suatu batas usia tertentu.
Ø  Asuransi
Perusahaan yang mengadministrasikan pembayaran preminya, yang menjadi tanggung jawab dari perusahaan atau karyawan atau kombinasi dari keduanya (Asuransi jiwa, kesehatan, kecelakaan)

B.     Program  Rekreasi, antara lain:
1.      Kegiatan Olah raga
     Sekedar memelihara kesehatan,prestasi
2.      Kegiatan Sosial
            Darmawisata, membentuk kelompok khusus, seperti musik.
C.    Pemberian Fasilitas
Kegiatan-kegiatan yang secara normal perlu diurus oleh karyawan sendiri dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
1.      Penyediaan Kafetaria
Mempermudah karyawan yang ingin makan dan tidak sempat untuk pulang, serta untuk memperbaiki gizi makanan
2.      Perumahan
Perumahan dinas, asrama atau tunjangan untuk perumahan
3.      Fasilitas Pembelian  
Menyediakan toko perusahaan dimana para karyawan dapat membeli berbagai barang terutama barang-barang yang di hasilkan perusahaan dengan harga yang lebih murah.
4.      Fasilitas Kesehatan
·         Poliklinik lengkap dengan dokter & perawat
·         Memberikan tunjangan kesehatan untuk dokter  rujukan dari perusahaan
5.      Penasehat Keuangan
Membantu karyawan dlm menghadapi kesulitan dalam mengatur keuangan
6.      Fasilitas Pendidikan
Membantu karyawan yang ingin meningkatkat pengetahuan mereka, seperti perpustakaan.



Sumber :
http://comisarisorganisasi.blogspot.com/2016/12/pemeliharaan-karyawan.html 



 


Sabtu, 24 November 2018

Kompensasi


Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) ompensasi/kom·pen·sa·si/ /kompénsasi/  1 ganti rugi; 2 pemberesan piutang dengan memberikan barang-barang yang seharga dengan utangnya; 3 pencarian kepuasan dalam suatu bidang untuk memperoleh keseimbangan dari kekecewaan dalam bidang lain; 4  imbalan berupa uang atau bukan uang (natura), yang diberikan kepada karyawan dalam perusahaan atau organisasi.

Kompensasi merupakan sesuatu yang diterima oleh karyawan sebagai pengganti atas kontribusi jasa mereka pada perusahaan. Pemberian kompensasi sebagai salah satu dalam pelaksanaan fungsi manajemen sumber daya manusia yang erat kaitannya dengan jenis-jenis pemberian penghargaan secara individual sebagai pertukaran dalam melakukan tugas keorganisasian (Rivai, 2005: 357). 

Agar kompensasi dapat lebih jelas, dan mengarahkan kepada pengertian kompensasi yang substansial. Maka pendapat para ahli dalam pengertian kompensasi dapat menjadi acuan dalam memberikan sebuah pemahaman terkait definisi kompensasi. Adapun pengertian kompensasi menurut 3 orang ahli adalah sebagai berikut..

1. Pengertian Kompensasi Menurut Marihot Tua Efendi 
Menurut Marhot Tua Efendi dalam bukunya yang berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia (2005: 244) bahwa definisi kompensasi adalah keseluruhan balas jasa yang diterima oleh pegawai sebagai akibat dari pelaksanaan pekerjaan di organisasi dalam bentuk uang atuapun lainnya, yang bisa berupa gaji upah bonus insentif, dan juga dapat berupa tunjangan lainnya misalnya tunjangan hari raya, uang cuti uang makan dan lain-lainnya. 

2. Pengertian Kompensasi Menurut Andrew E 
Menurut Andrew (Dalam Mangkunegara, 2009:83) bahwa pengertian kompensasi adalah proses administrasi upah ataupun gaji (kadang disebut kompensasi) melibatkan pertimbangan atuapun keseimbangan perhitungan. 

3. Pengertian Kompensasi Menurut Sofyandi (2008:157) 
Menurut Sofyandi, bahwa pengertian kompensasi adalah suatu bentuk biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan dengan harapan agar perusahaan memperoleh suatu imbalan dalam bentuk prestasi kerja dari karyawan. 

Tujuan dalam pemberian kompensasi antara lain adalah :
  • Menjamin sumber nafkah karyawan beserta keluarganya
  • Meningkatkan prestasi kerja, 
  • Meningkatkan harga diri para karyawan, 
  • Mempererat hubungan kerja antara karyawan, 
  • Mencegah karyawan meninggalkan perusahaan, 
  • Meningkatkan disiplin kerja 
  • Melaksanakan perundang-undangan, 
  • Perusahaan dapat memberikan teknologi baru 
Terdapat beberapa komponen-komponen kompensasi. Adapun komponen tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Gaji. Gaji adalah balas jasa berupa uang untuk diterima karyawan sebagai konsekuensi dari kedudukannya sebagai seorang karyawan yang memberikan sumbangan tenaga dan fikiran dalam mencapai tujuan perusahaan. 
  2. Upah. Upah merupakan imbalan finansial langsung yang dibayarkan kepada karyawan berdasarkan jam kerja, jumlah barang yang dihasilkan atuapun banyaknya pelayanan yang diberikan 
  3. Insentif. Insentif merupakan imbalan langsung yang diberikan kepada karyawan karena kinerjanya melebihi standar yang ditentukan. 
  4. Fasilitas. Fasilitas adalah suatu kompensasi tambahan dalam memberikan kenyamanan bagi karyawan.
Salah satunya yang memberikan kompensasi kepada karyawannya adalah CV. Murialapan Plasterindo perusahaan milik swasta yang bergerak di bidang subkontraktor plafond. CV. Murialapan Plasterindo memiliki sejumlah karyawan dengan proses penggajian berbeda, beberapa karyawan dibayar perhari yang disebut upah dan karyawan lainnya dibayar setiap akhir bulan. . Sistem penggajian diukur dari jabatan karyawan dan pendidikan yang dimiliki karyawan. Jika karyawan tidak masuk karena ijin, sakit, maupun sebab-sebab lainnya, hal tersebut tidak akan mempengaruhi gaji pokok.

Perusahaan memberikan kompensasi finansial baik langsung maupun tidak langsung yang diberikan kepada semua karyawan dengan apapun jabatannya, seperti :
1.      Gaji Pokok
Gaji yang diberikan perusahaan kepada karyawan secara tetap dan diatur atas dasar hubungan kerja. Besarnya gaji ditentukan oleh perusahaan sesuai dengan tingkat jabatan, dan yang lebih diutamakan sesuai pendidikan yang dimiliki karyawan tersebut. Gaji diberikan setiap tanggal 28 (dua puluh delapan) setiap bulan.
2.      Uang Lembur
Uanga lembur diberikan kepada tenaga kerja yang bekerja lebih dari 8jam. Uang lembur yang didapatkan adalah 15% dari gaji pokok perhari. Uang lembur diberikan kepada karyawan yang bekerja lebih dari 8jam tanpa paksaan (sukarela).
3.      Biaya Makanan dan Transport
Biaya Makan perhari sebesar Rp25.000 sudah termasuk kedalam uang Transport yang diberikan perusahaan kepada karyawan yang masuk kerja pada hari tersebut.
4.      Insentif
Insentif diberikan perusahaan setiap tahunnya kepada karyawan yang jumlahnya tidak ditentukan. Tergantung pemimpin perusahaannya dengan melihat kedisiplinan dan rajinnya kerja karyawan.
5.      Bonus
Bonus diberikan kepada karyawan setiap akhir tahun yang ditetapkan oleh direksi 2 (dua). Akunting memberikan referensi bonus untuk karyawan, namun nantinya tetap direksi dua yang akan menentukannya. Bisa lebih kecil dari referensi yang diberikan akunting namun bisa pula lebih besar.
6.      Tunjangan Hari Raya
Tujangan Hari Raya (THR) diberikan kepada karyawan karyawan sesuai hari raya mereka. Tunjangan hari raya diberikan dua minggu sebelum hari raya setiap tahunnya. Secara umum tunjangan hari raya diberikan sebesar satu bulan gaji pokok. Namun besarnya tunjangan hari raya pada CV. Murialapan Plasterindo dilihat juga dari kedisiplinan dan rajinnya kerja karyawan yang ditetapkan direksi dua.
7.      Biaya Pengobatan
Pada CV. Murialapan Plasterindo tidak ada BPJS kesehatan maupun asuransi kesehatan lainnya. Namun jika karyawan sakit dan perlu di periksa ke dokter, karyawan dapat membawa kwitansi pembayaran untuk mengklaim biaya pengobatan tersebut kepada perusahaan.




Sumber :
https://kbbi.web.id/kompensasi
http://www.artikelsiana.com/2017/09/pengertian-kompensasi-tujuan-komponen.html 








Minggu, 28 Oktober 2018

Tips dan Trik Agar Menjadi Asisten Perpustakaan Kampus H Universitas Gunadarma

Berdasarkan tugas sebelumnya yang saya tulis, saya mengajukan lamaran untuk menjadi Asisten Perpustakaan Universitas Gunadarma Kampus H Depok. 

Sebelumnya saya pernah mendaftar menjadi asisten perpustakaan di kampus H pada tahun lalu, namun ternyata belum mendapat panggilan apa - apa, alias gagal. Walaupun gagal tak menyurutkan niat saya menjadi asisten di perpustakaan Gunadarma. Hal yang membuat saya sangat ingin menjadi asisten perpus disini, karena yang saya tahu menjadi asisten perpustakaan tidak harus membuat saya menjadi tutor dan menguasi salah satu mata kuliah seperti menjadi asisten lab (ASLAB). Awalnya berbekal nekat dan iseng - iseng saya mendaftar menjadi Asisten perpustakaan dengan IPK di bawah permintaan mungkin itulah yang membuat saya gagal dalam tahap pendaftaran pertama.

Lalu tahun ini saya mencoba lagi mendaftar menjadi Asisten Perpustakaan. Ternyata Surat lamaran dan CV serta IPK sangat menentukan dalam hal mendaftar, tidak cukup hanya bermodalkan nekat saja. Berikut yang harus anda siapkan agar dapat di panggil dahulu untuk menjalankan tes.
1. Surat Lamaran yang baik, sopan, dan rapih.
2. CV yang lengkap, dan usahakan mengisi daftar pengalaman organisasi anda agar menarik kepala perpustakaan Gunadarma karena pengalaman organisasi sangatlah penting.
3. Rangkuman Nilai, sebaiknya memiliki rangkuman nilai melebihi syarat IPK yang dianjurkan yaitu 3.00
4. Foto 3x4 Terbaru dengan penampilan yang baik, karena penampilan juga sangatlah penting.
5. Berikan jadwal Kuliah anda dan praktikum yang tidak terlalu padat.

Setelah anda memberikan surat lamaran anda ke Kampus H Universitas Gunadarma, anda akan menunggu selama kurang lebih 2 Minggu. Jika anda sudah melakukan 5 hal di atas Insya Allah akan mendapat panggilan untuk tes dan wawancara. Biasanya yang akan menjadi pertanyaan untuk anda adalah sebagai berikut :
1.       Perkenalan nama kamu beserta kekurangan dan kelebihan! Kalau yang ini saya sudah persiapkan jawabannya di hari sebelum saya tes. Jadi bisa dibilang cukup berhasil 
2.       Apa motivasi kamu daftar asisten perpustakaan?
3.       seberapa sering kamu berkunjung ke perpustakaan?
4.       Sudah pernah jadi asisten? Pernah masuk organisasi?
5.       Bagaimana anda menanggapi teman satu organisasi yang bertolak belakang dengan anda?
6.       Apakah kamu tahu bagian apa saja yang ada, jika kamu menjadi asisten perpustakaan?
7.       Seandainya kamu menjadi asisten, cobalah menunjukan saat kamu meladeni orang yang akan meminjam buku dan sebagainya yang berhubungan dengan perpustakaan!
8.       Pertanyaan yang terakhir ini saya agak sulit menjawabnya. Mereka bertanya: Apa yang membuat kami harus mempertahankanmu? atau Apa daya jualmu?

Jika anda diberikan pertanyaan - pertanyaan di atas yang terpenting adalah jawablah dengan Jujur, Lugas, dan Sopan. untuk itu sebaiknya anda harus melatih dahulu diri anda sebelum wawancara agar lancar jaya. setelah itu jangan sampai lupa untuk menujukan antusias anda saat di wawancara supaya pewawancara terkesan terhadap anda.

Tips agar pewawancara terkesan :
1.   Perhatikan penampilan
Penampilan Anda memang sangat penting ketika akan melakukan tes wawancara, karena hal pertama yang dilihat oleh orang yang akan melakukan wawancara adalah penampilan. Disarankan pada saat wawancara Anda harus memakai pakaian yang formal seperti kemeja yang berwarna cerah namun tidak mencolok. Sebaiknya Anda tidak memakai celana yang berbahan dari jeans. Usahakan Anda harus terlihat rapi baik itu dari segi pakaian maupun dari hal-hal yang mendukung proses penilaian yang akan diberikan.
2.   Datang lebih awal
Usahakan untuk tiba lebih awal dari waktu yang telah ditentukan dan jangan sampai membuat orang yang akan melakukan wawancara terhadap Anda menunggu karena akan mengurangi poin penilaian terhadap kedisiplinan. Dengan datang lebih awal, Anda dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengatur emosi, mengontrol stres yang tidak perlu dan mengumpulkan pikiran Anda agar tetap fokus supaya berjalan dengan baik proses wawancara yang akan Anda jalani.
3.   Perlihatkan antusias kerja
Berikan keyakinan terhadap pewawancara bahwa Anda ingin memberikan kontribusi lebih untuk memajukan Perpustakaan Gunadarma dan ingin bekerja keras untuk mewujudkannya. Pada tahap ini, Anda juga harus pandai menjual kemampuan yang Anda miliki agar pewawancara yakin dengan kemampuan yang Anda miliki. Perlihatkan juga semangat untuk bekerja guna memberikan kemajuan dan manfaat yang baik.

Lalu setelah selesai wawancara, anda harus menunggu lagi selama satu minggu lamanya, jika anda lolos tes wawancara pertama anda akan di hubungi kembali untuk wawancara di Kampus H Universitas Gunadarma dan langsung bekerja menjaga perpustakaan pada hari itu juga.

Senin, 08 Oktober 2018

Persaingan antar Tenaga Kerja Lokal dan Tenaga Kerja Asing Pada Masa MEA

Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) membuat tenaga kerja Indonesia akan bersaing ketat dengan tenaga kerja asing. MEA ini akan lebih dibanjiri oleh tenaga kerja yang terampil. Bagi perusahaan untuk bersaing di kancah bisnis mereka akan berusaha mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) untuk menunjang hasilnya bisnis.

Mereka tidak melihat lagi dari mana asal negara sumber daya manusia (SDM) yang mendukung bisnisnya. Pilihan untuk tenaga kerja itu tidak harus mengambil dari lokal. Bisa saja diambil dari negara lain, asalkan memenuhi kriteria kebutuhan korporasi.

Manfaat MEA bagi Indonesia yaitu ASEAN menjadi tujuan ekspor produk Indonesia dan sumber impor barang modal industri Indonesia, memperlancar arus barang, jasa, modal serta investasi. MEA bagian untuk membangun ekonomi kerakyatan. Caranya adalah mengoptimalkan potensi sumber daya lokal untuk peningkatan produktivitas nasional.


MEA sendiri memiliki empat pilar sebagai penopang integrasi ekonomi kawasan, empat pilar tersebut yaitu :
1.    Pasar tunggal dan basis produksi
2.    Kawasan perekonomian yang kompetitif
3.    Pembangunan ekonomi yang merata
4.    Integrasi kedalam perekonomian global

Agar dapat memenuhi 4 pilar MEA tersebut, haruslah meningkatkan dahulu pada bidang SDM (Sumber Daya Manusia). sebagai tenaga kerja lokal, untuk dapat bersaing dengan tenaga kerja asing kita harus meningkatkan :

  1. Skill, hardskill maupun softskill yang meningkat pada kemampuan yang dimiliki seseorang maka akan menjadikan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan berkualitas di dunia kerja.
  2. Mempersiapkan mental yang kuat, menjadikan pikiran yang terbuka dan mengubah cara pandang dengan melihat segala hal dari berbagai sudut pandang berbeda agar lebih siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
  3. Mempelajari bahasa asing, dengan mempelajari bahasa asing dapat meningkatkan komunikasi di era globalisasi. Kemampuan bahasa asing juga harus diimbangi dengan public speaking yang baik.
  4. Networking, dengan memperbanyak kenalan dan mengikuti komunitas maka akan memperbesar peluang untuk mengembangkan usaha dan karir. 


Selain itu, solusi tantangan terhadap SDM adalah dengan meningkatkan komitmen pemerintah, swasta dan akademisi untuk menjadikan pendidikan pelatihan kerja sebagai sarana peningkatan kompetensi dan daya saing SDM Indonesia.

Percepatan implementasi SDM berbasis kompetensi dilakukan melalui pengembangan SKKNI di semua sektor, peningkatan kapasitas dan kualitas lembaga pelatihan, perkuatan lembaga sertifikasi dan rekognisi kompetensi kerja. Menurut  penguatan investasi SDM dapat melalui pendidikan formal dan pelatihan kerja.


https://www.jawapos.com/nasional/humaniora/02/03/2016/mea-persaingan-antara-tenaga-kerja-lokal-dengan-tka 


Sabtu, 19 Mei 2018

SOFTSKILL (BAHASA INGGRIS BISNIS 2) LAST TASK DUE ON 20TH MAY 2018



VERTHC COFFEE SHOP


Group members are:
Vermita Effendi as Manager
Rio Robi Maulana as Barista
Thalia Aprilia as Waiter
Cindy Eka Restiani as Cashier



We will make is a coffee shop that will sell various kinds of fresh coffee drinks in the world. Our target markets are office employees and students, because we have a coffee shop has been strategically from the office and campus. The VERTHC Coffee shop in Pejaten, south Jakarta. For the price we offer an average of 25 thousand rupiah for a cup of hot coffee and 30 thousand rupiah for a cup of iced coffee. We think the price is quite affordable for the office employees and the students in general. With the prediction of total capital to make a cup of coffee including operational cost is 12-15 thousand rupiah then we projected profit margin about 100% of total capital of cup of coffee.

My name is Thalia, I work as a waiter at the coffee shop. My job as the waiter is, serve the customers who order a coffee or food. I will bring their order and I will also raise your glass and their plates after they finished eating and drinking. I will clean the dirty. I’m always on alert if customers need my help.

I will come early before the coffee shop open and the I will also be home very late from the other, because my job is to clean the coffee shop before open and after closing coffee shop. If there is no customer who needed me, I’ll be standing in front of the door to open the door and greet the customers who just came in and coming home. This is the work of the most tiring. But, I am so grateful for having a job than be unemployed.

Minggu, 22 April 2018

Softskill Bahasa Inggris 2 "Second task due on 23rd April 2018"



In this video we fulfill the following requirements :
  1. Adverb, Adjective
  2. Because/Because of
  3. Negation word
  4. Command word
We use subtitle to show you the requirements.



Jumat, 16 Maret 2018

Biodata Warren Buffet (softskill bahasa Inggris Bisnis 2 - First task due on 17th March 2018)

Who Is Warren Buffett?

Born in Nebraska in 1930, Warren Buffett demonstrated keen business abilities at a young age. He formed Buffett Partnership Ltd. in 1956, and by 1965 he had assumed control of Berkshire Hathaway. Overseeing the growth of a conglomerate with holdings in the media, insurance, energy and food and beverage industries, Buffett became one of the world's richest men and a celebrated philanthropist.

Early Life

Businessman and investor. Born Warren Edward Buffett on August 30, 1930, in Omaha, Nebraska. Buffett's father, Howard, worked as stockbroker and served as a U.S. congressman. His mother, Leila Stahl Buffett, was a homemaker. Buffett was the second of three children and the only boy.
Buffett demonstrated a knack for financial and business matters early in his childhood. Friends and acquaintances have said the young boy was a mathematical prodigy who could add large columns of numbers in his head, a talent he occasionally demonstrated in his later years.
Warren often visited his father's stockbrokerage shop as a child, and chalked in the stock prices on the blackboard in the office. At 11 years old he made his first investment, buying three shares of Cities Service Preferred at $38 per share. The stock quickly dropped to only $27, but Buffett held on tenaciously until they reached $40. He sold his shares at a small profit, but regretted the decision when Cities Service shot up to nearly $200 a share. He later cited this experience as an early lesson in patience in investing.

First Entrepreneurial Venture

By the age of 13, Buffett was running his own businesses as a paperboy and selling his own horseracing tip sheet. That same year, he filed his first tax return, claiming his bike as a $35 tax deduction.
In 1942, Buffett's father was elected to the U.S. House of Representatives, and his family moved to Fredricksburg, Virginia, to be closer to the congressman's new post. Buffett attended Woodrow Wilson High School in Washington, D.C., where he continued plotting new ways to make money. During his high school tenure, he and a friend purchased a used pinball machine for $25. They installed it in a barbershop, and within a few months the profits enabled them to buy other machines. Buffett owned machines in three different locations before he sold the business for $1,200.

Higher Education and Early Career 

Buffett enrolled at the University of Pennsylvania at the age of 16 to study business. He stayed two years, moved to the University of Nebraska to finish up his degree, and emerged from college at age 20 with nearly $10,000 from his childhood businesses.Influenced by Benjamin Graham's 1949 book, The Intelligent Investor, Buffett enrolled at Columbia Business School to study under the acclaimed economist and investor. After earning his master's degree in 1951, he sold securities for Buffett-Falk & Company for three years, then worked for his mentor for two years as an analyst at Graham-Newman Corp. 
In 1956, Buffet formed the firm Buffett Partnership Ltd. in his hometown of Omaha. Utilizing the techniques learned from Graham, he was successful in identifying undervauled companies and became a millionaire. One such enterprise Buffett valued was a textile company named Berkshire Hathaway. He began accumulating stock in the early 1960s, and by 1965 he had assumed control of the company.

Business Empire

Despite the success of Buffett Partnership, its founder dissolved the firm in 1969 to focus on the development of Berkshire Hathaway. He phased out its textile manufacturing division, instead expanding the company by buying assets in media (The Washington Post), insurance (GEICO) and oil (Exxon). Immensely successful, the "Oracle of Omaha" even managed to spin seemingly poor investments into gold, most notably with his purchase of scandal-plagued Salomon Brothers in 1987. 
Following Berkshire Hathaway's significant investment in Coca-Cola, Buffett became director of the company from 1989 until 2006. He has also served as director of Citigroup Global Markets Holdings, Graham Holdings Company and The Gillette Company.

Recent Activity and Philanthropy

In June 2006, Buffett made an announcement that he would be giving his entire fortune away to charity, committing 85 percent of it to the Bill and Melinda Gates Foundation. This donation became the largest act of charitable giving in United States history. In 2010, Buffett and Gates announced they had formed The Giving Pledge campaign to recruit more wealthy individuals for philanthropic causes. 
In 2012, Buffett disclosed that he had been diagnosed with prostate cancer. He began undergoing radiation treatment in July, and successfully completed his treatment in November. 
The health scare did little to slow the octogenarian, who annually ranks near the top of the Forbes world billionaires list. In February 2013, Buffett purchased H. J. Heinz with private equity group 3G Capital for $28 billion. Later additions to the Berkshire Hathaway stable included battery maker Duracell and Kraft Foods Group, which merged with Heinz in 2015 to form the third-largest food and beverage company in North America.
In 2016, Buffett launched Drive2Vote, a website aimed at encouraging people in his Nebraska community to exercise their right to vote, as well as to assist in registering and driving voters to a polling location if they needed a ride. 
A vocal supporter of Democratic presidential nominee Hillary Clinton, whom he’d endorsed in 2015, Buffett also challenged the Republican nominee, Donald Trump, to meet and share their tax returns. "I will meet him in Omaha or Mar-a-Lago or, he can pick the place, anytime between now and election, he said at an August 1 rally in Omaha. "I'll bring my return, he'll bring his return. We're both under audit. And believe me, nobody's going to stop us from talking about what's on those returns." Trump did not accept the offer, and his refusal to share his returns ultimately did not prevent his election to the presidency in 2016. 
In May 2017, Buffett revealed that he had begun selling some of the approximately 81 million shares he owned in IBM stock, noting that he did not value the company as highly as he did six years earlier. Following another sale in the third quarter, his stake in the company dropped to about 37 million shares. On the flip side, he increased his investment in Apple by 3 percent, and became Bank of America's largest shareholder by exercising warrants for 700 million shares. Early the following year, he added more Apple shares to make it Berkshire Hathaway's largest common stock investment.

Healthcare Venture

On January 30, 2018, Berkshire Hathaway, JPMorgan Chase and Amazon delivered a joint press release in which they announced plans to team up and form a new healthcare company for their U.S. employees.
According to the release, the yet-to-be-named company will be "free from profit-making incentives and constraints" as it tries to find ways to cut costs and improve the overall process for patients, with an initial focus on technology solutions.
Calling the swelling costs of healthcare a "hungry tapeworm on the American economy," Buffett said, "We share the belief that putting our collective resources behind the country’s best talent can, in time, check the rise in health costs while concurrently enhancing patient satisfaction and outcomes."

1.    What tenses are used in the article? (show the proof)
Answer : this article used simple past continous tense
Proof    : At 11 years old he made his first investment, buying three shares of Cities Service Preferred at $38 per share.

2. Restate one sentence in the article into gerund / to + infinitiveAnswer : The health scare did little slowing the octogenarianThe health scare did little to slow the octogenarian


3. Show a use of personal pronouns or possessive pronouns or reflexive pronouns in the article.Answer : "I will meet him in Omaha or Mar-a-Lago or, he can pick the place, anytime between now and election, he said at an August 1 rally in Omaha. "I'll bring my return, he'll bring his return. We're both under audit. And believe me, nobody's going to stop us from talking about what's on those returns."