Tujuan Mata Kuliah
Perekonomian Indonesia adalah untuk memperkenalkan mahasiswa pada pengetahuan
tentang tahap-tahap dan permasalahan-permasalahan pembangunan ekonomi di
Indonesia. Pembahasan dimulai dengan Ruang lingkup perekonomian Indonesia,
Sejarah perkembangan perekonomian, system perekonomian, kemisikinan dan
kesenjangan, industrialisasi dan perekmbangan sector industry, pemikiran
permbdayaan koperasi, struktur ekonomi, kebijakan ekonomi Indonesia, otonomi
daerah, kemakmuran dan kesejahteraan Rakyat. Menurut saya sangat penting
sekali mempelajari perekonomian negara kita sendiri (Indonesia). Karena kita
adalah penerus Bangsa. Pewaris kekayaan Indonesia yang harus kita jaga. Jika
kita tidak tahu perkembangan Indonesia, tidak mengerti sama sekali besar kecilnya
perekonomian Indonesia. Bagaimana kita bisa meneruskan dan menjalankan negara
yang sudah diwariskan kepada kita.
Negara Maju :
Sebutan
untuk negara yang
menikmati standar
hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi
dan ekonomi yang
merata. Kebanyakan negara dengan GDP per kapita
tinggi dianggap negara berkembang. Namun beberapa negara telah mencapai GDP
tinggi melalui eksploitasi sumber daya alam (seperti Nauru melalui
pengambilan fosfor dan Brunei Darussalammelalui
pengambilan minyak
bumi) tanpa mengembangkan industri yang
beragam, dan ekonomi berdasarkan-jasa tidak dianggap memiliki status 'negara
maju'.
Negara Sedang
Berkembang :
Istilah yang umum
digunakan untuk menjelaskan suatu negara dengan kesejahteraan material tingkat
rendah. Karena tidak ada definisi tetap negara berkembang yang diakui
secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di dalam negara
berkembang tersebut. Sejumlah negara berkembang memiliki standar hidup
rata-rata yang tinggi.
Negara Miskin :
negara tidak
mampu berdiri sendiri karena tidak memiliki sistem ekonomi yang dapat memenuhi
dan menstabilkan tingkat perekonomian negaranya sehingga dapat memengaruhi
keadaan kehidupan masyarakat di negaranya. Selain itu, negara terbelakang
memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi dan terjadi hampir di seluruh wilayah
negaranya.
A. Pertumbuhan
Ekonomi
Pertumbuhan
ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara
berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu.
Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas
produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan
nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan
pembangunan ekonomi.
B. Pemerataan
Pembangunan
pemerataan
pembangunan adalah pemerataan wilayah ekonomi yang didasarkan kepada
sinkronisasi dan sinergitas akan kepentingan ekonomi untuk kehidupan dan
kesejahteraan masyarakat yang lebih baik, tidak saja di wilayah perkotaan
tetapi didaerah pinggiran perkotaan, daerah-daerah yang menjadi penyangga
perkotaan itu sendiri, tidak akan ada kata kampung, semua diharapkan sama ikut
menikmati pembangunan ekonomi itu sendiri.
C. Pengentasan
Kemiskinan
pengentasan
kemiskinan adalah cara pemberantasan ketidak mampuan masyarakat dalam
memenuhi kebutuhannya, dengan cara meratakan pembangunan perekonomian negara.
D. Sistem Ekonomi
Liberalis
Teori ekonomi yang
diuraikan oleh tokoh-tokoh penemu ekonomi klasik seperti Adam Smith atau French
Physiocrats. Sistem ekonomi klasik tersebut mempunyai kaitannya dengan
"kebebasan (proses) alami" yang dipahami oleh sementara tokoh-tokoh
ekonomi sebagai ekonomi liberal klasik. Meskipun demikian, Smith tidak pernah
menggunakan penamaan paham tersebut sedangkan konsep kebijakan dari ekonomi
(globalisasi) liberal ialah sistem ekonomi bergerak kearah menuju pasar bebas
dan sistem ekonomi berpaham perdagangan bebas dalam era globalisasi yang
bertujuan menghilangkan kebijakan ekonomi proteksionisme.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar