Minggu, 28 Oktober 2018

Tips dan Trik Agar Menjadi Asisten Perpustakaan Kampus H Universitas Gunadarma

Berdasarkan tugas sebelumnya yang saya tulis, saya mengajukan lamaran untuk menjadi Asisten Perpustakaan Universitas Gunadarma Kampus H Depok. 

Sebelumnya saya pernah mendaftar menjadi asisten perpustakaan di kampus H pada tahun lalu, namun ternyata belum mendapat panggilan apa - apa, alias gagal. Walaupun gagal tak menyurutkan niat saya menjadi asisten di perpustakaan Gunadarma. Hal yang membuat saya sangat ingin menjadi asisten perpus disini, karena yang saya tahu menjadi asisten perpustakaan tidak harus membuat saya menjadi tutor dan menguasi salah satu mata kuliah seperti menjadi asisten lab (ASLAB). Awalnya berbekal nekat dan iseng - iseng saya mendaftar menjadi Asisten perpustakaan dengan IPK di bawah permintaan mungkin itulah yang membuat saya gagal dalam tahap pendaftaran pertama.

Lalu tahun ini saya mencoba lagi mendaftar menjadi Asisten Perpustakaan. Ternyata Surat lamaran dan CV serta IPK sangat menentukan dalam hal mendaftar, tidak cukup hanya bermodalkan nekat saja. Berikut yang harus anda siapkan agar dapat di panggil dahulu untuk menjalankan tes.
1. Surat Lamaran yang baik, sopan, dan rapih.
2. CV yang lengkap, dan usahakan mengisi daftar pengalaman organisasi anda agar menarik kepala perpustakaan Gunadarma karena pengalaman organisasi sangatlah penting.
3. Rangkuman Nilai, sebaiknya memiliki rangkuman nilai melebihi syarat IPK yang dianjurkan yaitu 3.00
4. Foto 3x4 Terbaru dengan penampilan yang baik, karena penampilan juga sangatlah penting.
5. Berikan jadwal Kuliah anda dan praktikum yang tidak terlalu padat.

Setelah anda memberikan surat lamaran anda ke Kampus H Universitas Gunadarma, anda akan menunggu selama kurang lebih 2 Minggu. Jika anda sudah melakukan 5 hal di atas Insya Allah akan mendapat panggilan untuk tes dan wawancara. Biasanya yang akan menjadi pertanyaan untuk anda adalah sebagai berikut :
1.       Perkenalan nama kamu beserta kekurangan dan kelebihan! Kalau yang ini saya sudah persiapkan jawabannya di hari sebelum saya tes. Jadi bisa dibilang cukup berhasil 
2.       Apa motivasi kamu daftar asisten perpustakaan?
3.       seberapa sering kamu berkunjung ke perpustakaan?
4.       Sudah pernah jadi asisten? Pernah masuk organisasi?
5.       Bagaimana anda menanggapi teman satu organisasi yang bertolak belakang dengan anda?
6.       Apakah kamu tahu bagian apa saja yang ada, jika kamu menjadi asisten perpustakaan?
7.       Seandainya kamu menjadi asisten, cobalah menunjukan saat kamu meladeni orang yang akan meminjam buku dan sebagainya yang berhubungan dengan perpustakaan!
8.       Pertanyaan yang terakhir ini saya agak sulit menjawabnya. Mereka bertanya: Apa yang membuat kami harus mempertahankanmu? atau Apa daya jualmu?

Jika anda diberikan pertanyaan - pertanyaan di atas yang terpenting adalah jawablah dengan Jujur, Lugas, dan Sopan. untuk itu sebaiknya anda harus melatih dahulu diri anda sebelum wawancara agar lancar jaya. setelah itu jangan sampai lupa untuk menujukan antusias anda saat di wawancara supaya pewawancara terkesan terhadap anda.

Tips agar pewawancara terkesan :
1.   Perhatikan penampilan
Penampilan Anda memang sangat penting ketika akan melakukan tes wawancara, karena hal pertama yang dilihat oleh orang yang akan melakukan wawancara adalah penampilan. Disarankan pada saat wawancara Anda harus memakai pakaian yang formal seperti kemeja yang berwarna cerah namun tidak mencolok. Sebaiknya Anda tidak memakai celana yang berbahan dari jeans. Usahakan Anda harus terlihat rapi baik itu dari segi pakaian maupun dari hal-hal yang mendukung proses penilaian yang akan diberikan.
2.   Datang lebih awal
Usahakan untuk tiba lebih awal dari waktu yang telah ditentukan dan jangan sampai membuat orang yang akan melakukan wawancara terhadap Anda menunggu karena akan mengurangi poin penilaian terhadap kedisiplinan. Dengan datang lebih awal, Anda dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengatur emosi, mengontrol stres yang tidak perlu dan mengumpulkan pikiran Anda agar tetap fokus supaya berjalan dengan baik proses wawancara yang akan Anda jalani.
3.   Perlihatkan antusias kerja
Berikan keyakinan terhadap pewawancara bahwa Anda ingin memberikan kontribusi lebih untuk memajukan Perpustakaan Gunadarma dan ingin bekerja keras untuk mewujudkannya. Pada tahap ini, Anda juga harus pandai menjual kemampuan yang Anda miliki agar pewawancara yakin dengan kemampuan yang Anda miliki. Perlihatkan juga semangat untuk bekerja guna memberikan kemajuan dan manfaat yang baik.

Lalu setelah selesai wawancara, anda harus menunggu lagi selama satu minggu lamanya, jika anda lolos tes wawancara pertama anda akan di hubungi kembali untuk wawancara di Kampus H Universitas Gunadarma dan langsung bekerja menjaga perpustakaan pada hari itu juga.

Senin, 08 Oktober 2018

Persaingan antar Tenaga Kerja Lokal dan Tenaga Kerja Asing Pada Masa MEA

Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) membuat tenaga kerja Indonesia akan bersaing ketat dengan tenaga kerja asing. MEA ini akan lebih dibanjiri oleh tenaga kerja yang terampil. Bagi perusahaan untuk bersaing di kancah bisnis mereka akan berusaha mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) untuk menunjang hasilnya bisnis.

Mereka tidak melihat lagi dari mana asal negara sumber daya manusia (SDM) yang mendukung bisnisnya. Pilihan untuk tenaga kerja itu tidak harus mengambil dari lokal. Bisa saja diambil dari negara lain, asalkan memenuhi kriteria kebutuhan korporasi.

Manfaat MEA bagi Indonesia yaitu ASEAN menjadi tujuan ekspor produk Indonesia dan sumber impor barang modal industri Indonesia, memperlancar arus barang, jasa, modal serta investasi. MEA bagian untuk membangun ekonomi kerakyatan. Caranya adalah mengoptimalkan potensi sumber daya lokal untuk peningkatan produktivitas nasional.


MEA sendiri memiliki empat pilar sebagai penopang integrasi ekonomi kawasan, empat pilar tersebut yaitu :
1.    Pasar tunggal dan basis produksi
2.    Kawasan perekonomian yang kompetitif
3.    Pembangunan ekonomi yang merata
4.    Integrasi kedalam perekonomian global

Agar dapat memenuhi 4 pilar MEA tersebut, haruslah meningkatkan dahulu pada bidang SDM (Sumber Daya Manusia). sebagai tenaga kerja lokal, untuk dapat bersaing dengan tenaga kerja asing kita harus meningkatkan :

  1. Skill, hardskill maupun softskill yang meningkat pada kemampuan yang dimiliki seseorang maka akan menjadikan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan berkualitas di dunia kerja.
  2. Mempersiapkan mental yang kuat, menjadikan pikiran yang terbuka dan mengubah cara pandang dengan melihat segala hal dari berbagai sudut pandang berbeda agar lebih siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
  3. Mempelajari bahasa asing, dengan mempelajari bahasa asing dapat meningkatkan komunikasi di era globalisasi. Kemampuan bahasa asing juga harus diimbangi dengan public speaking yang baik.
  4. Networking, dengan memperbanyak kenalan dan mengikuti komunitas maka akan memperbesar peluang untuk mengembangkan usaha dan karir. 


Selain itu, solusi tantangan terhadap SDM adalah dengan meningkatkan komitmen pemerintah, swasta dan akademisi untuk menjadikan pendidikan pelatihan kerja sebagai sarana peningkatan kompetensi dan daya saing SDM Indonesia.

Percepatan implementasi SDM berbasis kompetensi dilakukan melalui pengembangan SKKNI di semua sektor, peningkatan kapasitas dan kualitas lembaga pelatihan, perkuatan lembaga sertifikasi dan rekognisi kompetensi kerja. Menurut  penguatan investasi SDM dapat melalui pendidikan formal dan pelatihan kerja.


https://www.jawapos.com/nasional/humaniora/02/03/2016/mea-persaingan-antara-tenaga-kerja-lokal-dengan-tka